Tampilkan postingan dengan label pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pendidikan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 Maret 2015

Islam Hari Ini



Sejak pertama kali melihat sampul komik ini, saya menebak bahwa muatan isi dan gambarnya tidak jauh berbeda dari komik serupa karya vbi_djenggotten. Ternyata, saya salah. Komikusnya, Alisnaik bin  Kiansila, punya gaya gambar dan peceritaan sendiri.

Komik ini dibagi kedalam beberapa judul kecil. Jadi, terlihat seperti semacam sketsa pendek. Walau begitu, muatan isi komik ini penuh dengan pesan yang menohok.Sebagian pengalaman si komikus dituangkan sebagai refleksi. Alhasil, pengalaman tersebut terasa lebih kaya dan mengena.

Sketsa pendek berjudul "Berhala Modern" terasa begitu nyata karena ada dalam keseharian kita. Agaknya, yang dibahas dalam komik ini memang menyadarkan kta kembali untuk tidak melupakan hal-hal kecil dan mengabaikan hal-hal atau urusan yang lebih besar .

Dukung terus komik dan komikus Indonesia!

Judul        : Islam Hari Ini: Yang Kecil Terlupakan, Yang Besar Terabaikan
Penulis     : Alisnaik
Penerbit   : Qultummedia
Tebal        : 140 Hal.
Tahun       : 2013
Genre       : Komik Islami


Dharmawangsa, 24 Maret 2015.

Rabu, 07 Desember 2011

Catatan Mahasiswa Gila: Bacaan Wajib Menuju Indonesia Cerdas 2020

Catatan Seorang Kolumnis Dadakan

Membaca catatan mahasiswa seganteng Adhitya Mulya rasanya Seperti membaca kembali buku Kejar Jakarta (2005) dan Travelers Tale (2007). Nuansa komedi dramatis mulai terasa dari cover buku yang cukup konyol. Sepertinya mudah saja untuk menebak isi buku ini. Namun, jangan salah. Don't judge a book by its cover sangat berlaku untuk Catatan bapaknya Aldebaran dan Arzachel ini.


Diambil dari catatan blog dalam rentang waktu 2002-2005 yang sebagian masih bisa dibaca kembali di situs aslinya, www.suamigila.com. Walaupun terkesan ringan tetapi buku yang habis dibaca sekali duduk ini menyimpan banyak hikmah. Belum lagi, semua tulisan didalamnya dibuat berseri dengan judul Seri Penelitian Ilmiah dari seorang Profesor yang nampak tidak bersahabat dengan nasib.

Yang mengesankan adalah fakta bahwa mahasiswa ganteng (baca: gila) ini mampu menghadirkan suasana santai penuh kelucuan sambil memberi kita banyak pelajaran. Misalnya, pada saat akan membuat tiang pancang untuk domba kurban. Sungguh suatu pelajaran hidup yang sepele namun kadang terlupakan.

Simak cerita tentang pertemuan si ganteng dengan kawan lamanya, Hendar. Apakah pembaca setuju bila si ganteng ini berhasil membantu Hendar maka akan menambah kegantengannya? Belum lagi kisah dengan Wiwin, Titin, Mimin, Dimsen, cerita PKL di Batam dan masih banyak kejanggalan semasa kuliah yang berkorelasi dengan menurunnya IP (indeks prestasi).

Favorit saya adalah catatan yang berjudul "Life Happens". Saya sempat membacanya di suamigila.com. Bahkan sampai mengulang beberapa kali. Kalau boleh, dari sekian catatan, saya nobatkan tulisan ini sebagai tulisan paling bermakna untuk saya.

Momen favorit lainnya adalah ketika pemeran Jusuf di Travelers Tale ini bertualang seharian hanya untuk mencari Majalah Pria terbitan Maret 1999 dengan Nyla Bernadette sebagai covernya. Untung saja, Adithya* masih waras untuk tidak meniru gaya Nyla dalam bukunya ini. Salut untuk Dimsen yang rela meninggalkan kelas kuliah demi menemani sahabat gilanya ini.

Masa kuliah adalah masa pengukuhan jati diri. Masa dimana hidup akan ditentukan. Saya rasa, tidak ada salahnya untuk tidak terlalu serius dalam menggarap kuliah. Toh, mahasiswa semacam Aditya* dan Dimsen mampu melakukan reverse engineering untuk meyakinkan dosen pembimbing mereka bahwa mereka layak mendapatkan nilai A tanpa presentasi. Ada momen-momen tertentu yang mengharuskan kita untuk fokus. Namun, ada kalanya hidup tidak melulu serius. Toh, mereka juga akhirnya bisa lulus.

Memasuki akhir buku ini, penulis mengajarkan kita bahwa kuliah itu tidak hanya untuk sekedar kuliah. Ada sesuatu yang harus kita pelajari ditempat lain dengan cara yang lain pula. Ada pergeseran dari nuansa komedi ke nuansa yang lebih kontemplatif. Life is so fantastic. Fortunes available anywhere and it's inevitable.

Judul: Catatan Mahasiswa Gila
Penulis: Adhitya Mulya
Penerbit: Mahaka Publishing
Tahun: 2011
Tebal: x + 181 hal.
Genre: Memoar

 Paninggilan, 29 November 2011.

* Sengaja disalah-salahin, pengen tau kenapa? Baca aja bukunya. Tapi harus beli lho ya supaya bisa jadi Best Seller lagi.

Jumat, 16 September 2011

Komik Anak Sekolah Gokil - Bacaan Wajib Menuju Indonesia Cerdas 2015

Rutinitas keseharian dunia pendidikan memang selalu mengasyikkan untuk dijadikan bahan ejekan. Selalu ada saja yang bisa ditertawakan. Mulai dari kelakuan murid dan guru yang tidak pernah bisa akur hingga tindak-tanduk sesama murid yang punya keunikan masing-masing.


Lihat saja aktor utama dalam komik ini, Vannes & Aditas, duet maut geng iseng yang selalu ribut di sekolah. Mereka berdua selalu punya sejuta jurus ampuh buat mengakali Pak Kepsek dan Pak Noodle, Sang Guru Killer yang sangat menyebalkan. Nggak ketinggalan anggota geng lainnya. Si Kosong, yang didiagnosis berpenyakit selalu-dapat-nilai-nol. Si Bebop, gudang jerawat yang bermimpi punya pacar cantik kayak Miss Universe. Xena, si Cewek Kuda Nil--gebetan Anthony si Superkeren, tapi dia malah mupeng dan superngebet sama Vannes.

Komik karya komikus Malaysia ini mengadopsi bentuk komik strip empat panel dengan dua cerita pada satu muka halaman. Bentuk seperti ini mengingatkan kita pada komik strip Garfield yang tampil dengan tiga panel.

Walaupun komik ini diterbitkan pertama kali di Malaysia, tetapi tidak mengurangi esensi dari humor khas anak sekolah. Tidak terlalu berlebihan pula bila kita pada akhirnya bisa menyimpulkan bahwa selera humor orang Malaysia itu tidak jauh berbeda dengan kita orang Indonesia.

Judul : Komik Sekolah Anak Gokil
Penulis : Michael C. Keith
Penerbit : DAR! Mizan
Tahun : 2010
Tebal : 116 hal.
Genre : Komik


Medan Merdeka Barat, 5 September 2011.