Rabu, 13 Oktober 2010

Saya Tidak Percaya Bahwa Saya Menulis Hal Yang Demikian (Eps. 2)

Dia:
Dunia berputar, semua itu menjadi kenangan.Ini mungkin karena perasaan yang palsu. Haha.

Saya:
Ya, begitulah hidup dengan segala konsekuensinya. Picture fade away, memory is forever.

Dia:
Benar fren.
Karena hidup adalah pilihan.

Saya:
Karena hidup kadang terlalu banyak memberi pilihan...

Dia:
Setiap pilihan ada keuntungan dan resiko, kita harus bisa mengetahui dan menerimanya.

Saya:
Once u took it, there's no way back.... But memory will linger forever...

Dia:
Kuingin perasaan ini pergi.

Saya:
Jalani yg ada, walau kadang sulit... Momen-momen itu akan kembali... Bukan sekedar reuni akbar belaka.

Dia:
Benar kawan, tapi terkadang perasaan itu datang tanpa tak diduga.

Saya:
Perasaan, betapapun adanya sungguh bisa menipu, semoga kau benar... Awalnya adalah pikiran... So, manage your minds...



Paninggilan, 12 Oktober 2010. 23.17


* mengenang satu percakapan yang berlangsung ketika Persib Bandung takluk dari Deltras Sidoarjo, 4-1, di Kota Lumpur, Sidoarjo.

** telah mengalami editing sebelumnya dari bahasa SMS, tanpa mengurangi esensi isi.

Tidak ada komentar: